Rangkaian Sedekah Bumi Desa Nusawungu: Pemotongan Kerbau dan Tasyakuran Warnai Persiapan Jelang Pagelaran Wayang
NUSAWUNGU – Suasana guyub dan rasa syukur yang mendalam mewarnai tradisi tahunan Sedekah Bumi di Desa Nusawungu. Rangkaian perayaan adat yang dinanti-nanti oleh masyarakat ini mulai bergulir pada hari ini dengan agenda utama berupa pemotongan hewan ternak kerbau, yang dilaksanakan secara bergotong royong di dua wilayah, yakni RW 05 dan RW 02.
Sejak matahari terbit, kaum pria dan tokoh masyarakat setempat telah berkumpul di lokasi penyembelihan. Prosesi ini diawali dengan kerja sama warga yang bahu-membahu menundukkan dan mengikat kerbau di area lapangan terbuka agar proses penyembelihan dapat berjalan dengan aman dan lancar, seperti yang terekam pada dokumentasi
Setelah kerbau berhasil disembelih, tahapan dilanjutkan dengan pemotongan dan pencacahan daging. Warga tampak duduk memutari alas terpal yang lebar untuk membagi-bagikan potongan daging kerbau tersebut agar merata
Kekompakan warga dalam menyukseskan tradisi Sedekah Bumi pagi ini sangat terasa dan patut diapresiasi. Hal ini terlihat jelas dari raut wajah ceria serta pose kompak Unsoed dari warga, perangkat desa, beserta para mahasiswa KKN seusai rangkaian kegiatan.
Di sela-sela kegiatan mengelola daging, beberapa warga juga tampak beristirahat sejenak di depan rumah pak kadus 05 sembari menikmati jamuan makan siang yang telah disiapkan secara swadaya
Sebagai wujud rasa syukur atas melimpahnya hasil bumi dan kelancaran kegiatan pemotongan hewan, agenda dilanjutkan dengan acara tasyakuran bersama yang dipusatkan di Balai Desa pada malam harinya.
Malam tasyakuran tersebut berlangsung dengan penuh khidmat, kehangatan, dan kesederhanaan. Tokoh masyarakat dan bapak-bapak duduk lesehan secara memanjang untuk menikmati jamuan makan bergaya tradisional atau kembulan di atas lembaran daun pisang.
Tidak ketinggalan, kelompok ibu-ibu warga desa yang berbaur dengan para mahasiswi KKN juga turut serta menikmati hidangan dalam suasana kekeluargaan
Tasyakuran malam ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi dan doa bersama demi kelancaran puncak acara Sedekah Bumi, yaitu pentas pagelaran wayang kulit yang akan diselenggarakan tepat di depan Balai Desa Nusawungu pada tanggal 26 Juli mendatang.
