Rawat Tradisi dan Keguyuban: Mahasiswa KKN Turut Serta dalam Rapat Persiapan Pagelaran Wayang 26 Juli
NUSAWUNGU – Semangat pelestarian budaya tradisional dan kebersamaan warga tampak kental dalam agenda malam di balai pertemuan desa. Menjelang perhelatan seni yang dinanti-nanti, Kepala Dusun (Kadus) setempat secara khusus mengajak para mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) untuk hadir dan berpartisipasi dalam rapat koordinasi persiapan pagelaran wayang kulit.
Pagelaran wayang yang rencananya akan diselenggarakan pada tanggal 26 Juli mendatang ini merupakan salah satu agenda penting desa yang membutuhkan persiapan matang dan gotong royong dari berbagai elemen masyarakat.
Rapat yang digelar pada malam hari tersebut dihadiri oleh jajaran tokoh masyarakat, perangkat desa, serta panitia penyelenggara. Tampak para pemuka masyarakat, termasuk Kadus, memimpin jalannya musyawarah di meja depan untuk membahas pembagian tugas dan teknis pelaksanaan acara secara detail.
Keterlibatan mahasiswa KKN dalam forum musyawarah ini menjadi pengalaman berharga sekaligus bentuk integrasi langsung dengan kehidupan sosial kemasyarakatan. Undangan dari Kadus ini menunjukkan keterbukaan warga dalam menerima mahasiswa untuk ikut andil menyukseskan hajatan budaya desa.
Suasana rapat berlangsung hangat, santai, namun tetap fokus. Warga yang hadir duduk bersama, saling bertukar pikiran, dan memberikan masukan demi kelancaran pagelaran nanti. Diskusi dua arah tercipta dengan baik, mencerminkan asas musyawarah mufakat yang masih dijunjung tinggi oleh masyarakat.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan pagelaran wayang pada 26 Juli mendatang dapat berjalan lancar dan sukses. Acara tersebut nantinya tidak hanya diharapkan menjadi sarana hiburan rakyat, tetapi juga menjadi wadah silaturahmi yang mempererat kerukunan warga, sekaligus ruang pembelajaran budaya bagi para mahasiswa KKN yang tengah mengabdi di masyarakat.
