Semarak Puncak Sedekah Bumi: Warga Padati Pagelaran Wayang Kulit Ki Dalang Eko Suwaryo Bersama Muspika Nusawungu
NUSAWUNGU – Puncak perayaan tradisi Sedekah Bumi di Desa Nusawungu berlangsung dengan sangat meriah dan penuh khidmat. Sebagai wujud rasa syukur atas melimpahnya hasil bumi dan kerukunan warga, Pemerintah Desa Nusawungu menggelar acara Pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk yang menghadirkan dalang kondang kebanggaan masyarakat, Ki Eko Suwaryo.
Acara agung yang digelar di bawah tenda terop megah bernuansa merah putih ini terasa semakin istimewa dengan hadirnya tamu-tamu kehormatan dari jajaran Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika).
Tampak hadir duduk di barisan depan berbaur bersama masyarakat adalah Camat Nusawungu, Danramil Nusawungu, Kapolsek Nusawungu, serta Kepala Desa (Kades) Nusawungu. Kehadiran para pimpinan wilayah yang duduk berdampingan di meja panjang berlapis kain biru motif floral ini menjadi wujud nyata sinergi yang harmonis antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat dalam menjaga serta melestarikan kebudayaan lokal.
Kemeriahan pagelaran sangat terasa saat alunan gamelan mulai bergema. Di atas panggung yang dihiasi ukiran keemasan dan latar kelir wayang, para niyaga (penabuh gamelan) tampil memukau dan kompak mengenakan seragam khas bermotif kotak-kotak merah putih. Di barisan belakang mereka, pesona para pesinden yang anggun berbalut kebaya merah cerah turut menghidupkan suasana melalui lantunan tembang-tembang Jawa yang merdu.
Daya tarik Ki Dalang Eko Suwaryo sukses menyedot perhatian ribuan warga. Antusiasme masyarakat Desa Nusawungu dan sekitarnya benar-benar luar biasa. Lautan manusia tampak memadati setiap sudut area pertunjukan.
Mulai dari anak-anak, pemuda, hingga kalangan lanjut usia (lansia) rela berdesakan. Sebagian besar warga tampak duduk lesehan dengan tertib dan nyaman di atas tikar, fokus menyaksikan lakon pewayangan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga sarat akan pesan moral dan tuntunan hidup.
Di sela-sela lakon wayang, acara ini juga disisipi dengan agenda penyerahan apresiasi dan bingkisan di atas panggung. Dipandu oleh seorang pembawa acara, beberapa perwakilan warga dan tokoh masyarakat tampak menerima bungkusan berwarna emas dan merah muda. Momen ini menambah kehangatan dan rasa kekeluargaan dalam perayaan Sedekah Bumi tahun ini.
Melalui pagelaran wayang kulit ini, seluruh elemen masyarakat beserta jajaran Muspika dan Pemdes Nusawungu memanjatkan doa bersama. Harapannya, tradisi Sedekah Bumi ini dapat terus membawa keberkahan, keselamatan, dan hasil panen yang semakin melimpah bagi seluruh warga Desa Nusawungu di tahun-tahun mendatang.
